Selamat Datang di situs materi perkuliahan yang diampu oleh Rizki, S.Si., M.P email: khi_bio@yahoo.com Web: http://www.rizkibio.com

Welcome on Rizkibio Web Learning


Bismillahirrahmaanirrahiim

Selamat datang di Web bimbingan Rizki, S.Si., M.P., Lecturer Program Studi Pendidikan Biologi. Web ini di buat dengan tujuan untuk mempermudah mahasiswa dalam mendapatkan dan memahami konsep-konsep tentang mata kuliah yang dibimbing oleh penulis. Mereka tetap dapat mengakses materi tentang perkuliahan dimanapun mereka berada melalui smartphone, netbook, laptop, atau komputer yang terhubung dengan internet. Web ini juga dapat membantu mahasiswa dalam melakukan praktikum karena dalam web ini juga disediakan foto-foto objek atau gambar bahan-bahan yang akan dipergunakan dalam praktikum (dalam pengembangan).
Semoga bermanfaat dan Selamat Belajar...........

Lethal Dose (LD50)

Add caption


Nama LD 50 adalah singkatan untuk ‘’Lethal Dose,50% atau dosis mematikan median.ini adalah jumlah zat yang diprlukan (biasanya per berat badan) untuk membunuh 50% dari populasi uji.

Tes ini diciptakan oleh J.W.trevan pada tahun 1927 tetapi telah dihapus.The US Food and Drug Administration telah mulai untuk menyetujui alternatif non-hewan untuk LD 50,dalam menanggapi penelitian keprihatian kekejaman dan krangnya validitas / sensutivitas tes ewan karena mereka berhubungan dengan manusia. (trevan ,1927) 

Contohnya: 
  1. LD50 alkohol gandum. 
  2. LD50 Oral nikotil 
  3. LD50 oral tabel salt 
  4. LD50 dari delta -9- tetrahydrocannabinol (THC) 
  5. LD50 dari merokok dan inhalas Cannabis atau Ganja. 
LD50 dari batrachotoxin diperkirakan 1 sampai 2 mg/kg pada manusia.LD50 dari Polonium 210:diperkirakan 10 (inhalasi) ke 50 (tertelan) nanogram pada manusia merupakan zat yang paling beracun yang dikenal.satu gram dalam teori bisa meracuni 100 juta orang dari 50 juta yang akan mati. 

Dosis keracunan dapat diketahui dari LD50 yang artinya dosis yang akan menyebabkan 50% hewan percobaan akan mati. Tergantung dari bahan beracunnya. 

Dosis tunggal bahan kimia atau bahan lain yang diturunkan secara statistik yang dapat diduga menyebabkan kematian 50% dari populasi organisme dalam serangkaian kondisi percobaan. 

Istilah LD50 pertama kali diperkenalkan sebagai indeks oleh Trevan pada tahun 1927. Pengertian LD50 secara statistik merupakan dosis tunggal derivat suatu bahan tertentu pada uji toksisitas yang pada kondisi tertentu pula dapat menyebabkan kematian 50% dari populasi uji (hewan percobaan). Sebagai contoh: ditemukan suatu senyawa kimia baru dan untuk mengetahui efek toksiknya digunakan LD50. Jumlah hewan percobaan paling sedikit 10 ekor untuk tiap dosis dengan rentang dosis yang masuk paling sedikit 3 (dari 0 – 100 satuan). Hubungan dosis dan respon dituangkan dalam bentuk kurva dimana kurvanya sudah tipikal sigmoid. Semakin banyak jumlah hewan uji dan rentang dosisnya, kurva sigmoid akan lebih teramati. Dosis yang terendah menyebabkan kematian hewan uji sebesar 1%. Kurva sigmoid distribusi normal seperti ini menunjukkan respon 0% pada dosis yang rendah dan respon sebesar 100% pada dosis yang meningkat tetapi respon tersebut tidak akan melebihi rentang 0 – 100 %. 

Bagaimanapun juga setiap bahan kimia mempunyai threshold dose yang tidak sama. Threshold dose adalah suatu dosis minimal yang merupakan dosis efektif dimana dengan dosis yang minimal tersebut ind Dosis keracunan dapat diketahui dari LD50 yang artinya dosis yang akan menyebabkan 50% hewan percobaan akan mati. LD50 tergantung dari bahan beracunnys (toxixant). Beberapa LD50 bahan beracun adalah sebagai berikut pada tabel :

Tabel LD50 beberapa bahan kimia

No
Bahan Beracun
LD50 (mg bahan/kg badan)
1
Etanol
10.000
2
Natrium klorida
4.000
3
Besi (ll) sulfat
1.500
4
Morpin surfat
900
5
Striknin sulfat
150
6
Nikotin
1
7
Black Widow
0.55
8
Curare
0.50
9
Rattle snake
0.24
10
Dioxin (TCDD)
0.001
11
Butolinuntoxin
0.0001

Materi Perkulihanan
  1. Bahan kimia sebagai sumber racun (klik di sini)
  2. Pengertian Racun  (klik di sini)
  3. Pengelompokan racun  (klik di sini)
  4. Cara masuk racun ke dalam tubuh (klik di sini) 
  5. LD 50 (klik di sini)
  6. Cara kerja racun dan efek racun (klik di sini)
  7. Penyebaran racun dalam tubuh (klik di sini)
  8. Anti racun (klik di sini)
  9. Cara mengatasi keracunan (klik di sini)
loading...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Info Kesehatan Anda

loading...

Rizkibio Web Learning

Entri Populer