Selamat Datang di situs materi perkuliahan yang diampu oleh Rizki, S.Si., M.P email: khi_bio@yahoo.com Web: http://www.rizkibio.com

Welcome on Rizkibio Web Learning


Bismillahirrahmaanirrahiim

Selamat datang di Web bimbingan Rizki, S.Si., M.P., Lecturer Program studi Pendidikan Biologi. Web ini di buat dengan tujuan untuk mempermudah mahasiswa dalam mendapatkan dan memahami konsep-konsep tentang mata kuliah yang di bimbing oleh penulis. Mereka tetap dapat mengakses materi tentang perkuliahan dimanapun mereka berada melalui smartphone, netbook, laptop, atau komputer yang terhubung dengan internet. Web ini juga dapat membantu mahasiswa dalam melakukan praktikum karena dalam web ini juga disediakan foto-foto objek atau gambar bahan-bahan yang akan dipergunakan dalam praktikum (dalam pengembangan).
Semoga bermanfaat dan Selamat Belajar...........

198 Cabang Ilmu Biologi


Rizki, S.Si., M.P.

1.                  Aerobiologi  ilmu yang mempelajari partikel organik yang dapat diangkut oleh udara
2.                  Agroforestri  ilmu yang mempelajari bentuk pengelolaan sumber daya yangmemadukan kegiatan pengelolaan hutan atau pohon kayu-kayuan dengan penanaman komoditas atau tanaman jangka pendek
3.                  Agronomi, ilmu yang mempelajari tentang tanaman budidaya
4.                  Algologi, ilmu yang mempelajari tentang alga
5.                  Anatomi atau ilmu urai tubuh, ilmu yang mempelajari tentang bagian-bagian tubuh bagian dalam
6.                  Anatomi Perbandingan, ilmu mengenai persamaan dan perbedaan anatomi dari makhluk hidup.
7.                  Andrologi, ilmu yang mempelajari tentang macam hormon dan kelainan reproduksi pria
8.                  Anestesiologi, disiplin ilmu yang mempelajari penggunaan anestesi.
9.                  Angiologi, ilmu yang mempelajari penyakit sistem peredaran darah dan sistem limfatik
10.               Antropologi biologi,
ilmu yang mempelajari penelitian biologis dan budaya tentang keanekaragaman manusia, evolusi manusia, dan pembandingan anatomi, perilaku, sejarah, dan ekologi primat di masa lampau dan kini
11.               Apiologi, ilmu yang mempelajari tentang lebah termasuk ternak lebah
12.               Arachnologi, ilmu yang mempelajari tentang laba-laba.
13.               Artrologi, ilmu yang mempelajari tentang sendi (penyakit sendi)
14.               Artropodologi, ilmu yang mempelajari tentang hewan artropoda
15.               Astrobiologi, studi yang mempelajari evolusi, distribusi, dan masa depan kehidupan di alam semesta
16.               Bakteriologi, ilmu yang mempelajari tentang bakteri
17.               Batrakologi, ilmu yang mempelajari tentang amphibian
18.               Biofarmakologi, ilmu yang mempelajari budidaya tanaman obat
19.               Bioinformatika, ilmu yang mempelajari penerapan teknik komputasional untuk mengelola dan menganalisis informasi biologis
20.               Biologi Air Tawar, ilmu yang mempelajari kehidupan dan ekosistem habitat air tawar
21.               Biologi Evolusioner, ilmu yang mempelajari asal-usul spesies yang memiliki nenek moyang sama, dan penurunan spesies, serta perubahan, pertambahan, dan diversifikasinya sejalan dengan waktu.
22.                Biologi Integratif, ilmu yang mempelajari organisme secara keseluruhan melalui fokus antarmuka antara biologi dan fisika, kimia, teknik, pencitraan, dan informatika
23.               Biologi Kelautan, ilmu yang mempelajari kehidupan di laut (makhluk hidup beserta interaksinya dengan lingkungan)
24.                Biologi Konservasi, studi tentang pelestarian, perlindungan, dan restorasi lingkungan alam, ekosistem alami, vegetasi, dan satwa liar
25.               Biologi Kuantum, ilmu yang mempelajari aplikasi dari mekanika kuantum terhadap objek biologi dan permasalahannya
26.               Biologi Lingkungan, ilmu yang mempelajari lingkungan beserta permasalahan dan solusinya, dengan mengintegrasikan akademik ilmu fisik dan biologi
27.               Biologi Molekuler, kajian biologi pada tingkat molekul
28.               Biologi Pembangunan, ilmu yang mempelajari lingkungan hidup dalam ruangan
29.               Biologi Perkembangan, ilmu yang mempelajari tentang proses pertumbuhan dan perkembangan organism
30.               Biologi Populasi, ilmu yang mempelajari tentang populasi organisme, terutama pengaturan jumlah populasi, ciri-ciri sejarah kehidupan populasi, dan kepunahannya
31.               Biologi Psikologi, ilmu yang mempelajari pengaruh timbal balik antara bidang psikologis dan biologis terhadap satu sama lain
32.               Biologi Reproduksi, cabang biologi yang mendalami tentang perkembangbiakan
33.               Biologi Sintesis, ilmu yang menggabungkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mempelajari desain dan konstruksi fungsi biologis baru serta sistem yang tidak ditemukan di alam
34.               Biokimia, kajian biologi yang mempelajari kimia makhluk hidup
35.               Biofisika. cabang ilmu biologi yang mengkaji aplikasi aneka perangkat dan hukum fisika untuk menjelaskan aneka fenomena hayati atau biologi
36.               Biogeografi, cabang dari biologi yang mempelajari tentang keaneka ragaman hayati berdasarkan ruang dan waktu
37.               Biomatematika, ilmu yang mempelajari penelitian kuantitatif dari proses biologis, dengan penekanan pada pemodelan
38.               Biomekanika, ilmu yang mempelajari penerapan prinsip mekanik untuk sistem biologis
39.               Bionik, ilmu yang mempelajari penerapan metode biologis dan sistem yang ditemukan di alam untuk penelitian dan desain sistem rekayasa dan teknologi modern
40.               Biostatistika, (gabungan dari kata biologi dengan statistika; kadang-kadang dirujuk sebagai biometri atau biometrika) adalah penerapan ilmu statistika ke dalam ilmu biologi
41.               Bioteknologi, cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup (bakteri, fungi, virus, dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (enzim, alkohol) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa
42.               Botani, ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan
43.               Bryologi, ilmu yang mempelajari tentang bryophyte
44.               Cetologi, ilmu pengetahuan yang mempelajari cetacean
45.               Conchologi, ilmu pengetahuan yang mempelajari kulit moluska
46.               Dendrokronologi, ilmu yang mempelajari analisis cincin lingkaran tahunan pada batang berkambium
47.               Dendrologi, ilmu yang mempelajari tentang pohon maupun tumbuhan berkayu lainnya, seperti liana dan semak
48.               Dermatologi, ilmu yang mempelajari kulit dan penyakitnya
49.               Ekofisiologi, ilmu yang mempelajari adaptasi fisik suatu organisme terhadap kondisi lingkungannya
50.               Ekologi, ilmu yang mempelajari tentang hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan lingkungannya
51.               Ekologi molekuler, ilmu yang mempelajari ekologi pada tingkat molekulEmbriologi, ilmu yang mempelajari tentang perkembangan embrio
52.               Endokrinologi, ilmu yang mempelajari tentang hormone
53.               Entomologi, Ilmu yang mempelajari tentang serangga
54.               Epidemiologi, ilmu yang mempelajari tentang penularan penyakit
55.               Epigenetik, ilmu yang mempelajari perubahan dalam ekspresi gen yang disebabkan oleh mekanisme selain perubahan dalam urutan DNA yang mendasarinya
56.               Epizoologi, ilmu mengenai penyakit menular yang menjangkiti hewan, biasanya hewan ternak
57.               Etnobiologi, ilmu yang mempelajari hubungan yang dinamis antara manusia, biota, dan lingkungan dari jaman dahulu hingga sekarang
58.               Etnobotani, ilmu yang mempelajari hubungan manusia dan tumbuhan
59.               Etnozoologi, ilmu yang mempelajari hubungan manusia dan hewan
60.               Etologi, cabang ilmu zoologi yang mempelajari perilaku atau tingkah laku hewan, mekanisme serta faktor-faktor penyebabnya
61.               Eugenetika, ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat
62.               Evolusi, ilmu yang mempelajari perubahan makhluk hidup dalam jangka panjang
63.               Enzimologi, ilmu yang mempelajari tentang enzim
64.               Farmakologi, ilmu yang mempelajari obat-obatan, interaksi dan efeknya terhadap tubuh manusia
65.               Fenologi,  ilmu yang mempelajari pengaruh iklim atau lingkungan sekitar terhadap penampilan suatu organisme atau populasi
66.               Fikologi, ilmu yang mempelajari tentang alga.
67.               Filogeni, kajian mengenai hubungan di antara kelompok-kelompok organisme yang dikaitkan dengan proses evolusi yang dianggap mendasarinya
68.               Fisiologi, Ilmu yang mempelajari tentang faal/fungsi kerja tubuh
69.               Fisioterapi, Ilmu yang mempelajari tentang pengobatan terhadappenderita yang mengalami kelumpuhan atau gangguan otot
70.               Fitopatologi, cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari penyakit tumbuhan akibat serangan patogen ataupun gangguan ketersediaan hara
71.               Florikultura, ilmu hortikultura yang mempelajari segala hal tentang tanaman hias
72.               Gastrologi, ilmu yang mempelajari tentang salurang pencernaan, terutama lambung dan usus
73.               Genetika, ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat
74.               Genetika Ekologi, ilmu yang mempelajari genetika dalam ciri-ciri ekologi
75.               Genetika Evolusioner, ilmu yang mempelajari evolusi dari pewarisan sifat mahkluk hidup
76.               Genetika Kuantitatif, Cabang genetika yang membahas pewarisan sifat-sifat terukur (kuantitatif atau metrik)
77.                Geobiologi, ilmu yang menggabungkan geologi dan biologi untuk mempelajari interaksi organisme dengan lingkungan mereka
78.               Geriatri, ilmu yang mempelajari penyakit dari kaum berusia lanjut
79.               Gerontologi, ilmu yang mempelajari melalui berbagai aspek terhadap proses penuaan yaitu melalui pendekatan biologis, psikologis, sosial, ekonomi, kesehatan dan lingkungan
80.               Genetika, ilmu yang membahas transmisi bahan genetik pada ranah populasi
81.               Genetika kuantitatif, cabang genetika yang membahas pewarisan sifat-sifat terukur (kuantitatif atau metrik), yang tidak bisa dijelaskan secara langsung melalui hukum pewarisan Mendel
82.               Genetika molekuler, cabang genetika yang mengkaji bahan genetik dan ekspresi genetik di tingkat subselular (di dalam sel)
83.                Genetika populasi, ilmu yang mempelajari transmisi bahan genetik pada ranah populasi
84.               Ginekologi, ilmu yang khusus mempelajari penyakit-penyakit sistem reproduksi wanita (rahim, vagina dan ovarium)
85.                Genomika, ilmu yang mempelajari tentang bahan genetik dari suatu organisme atau virus
86.               Helminthologi, ilmu yang mempelajari tentang cacing
87.               Hematologi, ilmu yang mempelajari darah, organ pembentuk darah dan penyakitnya
88.               Herbakronologi, ilmu yang mempelajari analisis cincin pertumbuhan tahunan (atau cincin sederhana tahunan) dalam xylem akar sekunder tanaman herbaceous
89.               Herpetologi, ilmu yang mempelajari reptilia dan ampibia (ular dan kadal)
90.                Histologi, ilmu yang mempelajari tentang jaringan
91.               Histopatologi, cabang biologi yang mempelajari kondisi dan fungsi jaringan dalam hubungannya dengan penyakit
92.               Higiene, ilmu yang mempelajari tentang kesehatan makhluk hidup
93.               Hortikultura, ilmu pertanian yang mempelajari budidaya tanaman dari proses menanam sampai pasca panen yang meliputi tanaman sayur, buah-buahan, dan tanaman hias
94.               Hortikultura Lanskap, ilmu hortikultura yang khusus membahas tentang pemanfaatan tanaman hortikultura, terutama tanaman hias dalam penataan lingkunganIkhtiologi, ilmu yang mempelajari tentang ikan
95.               Ilmu gulma, ilmu yang mempelajari gulma, perilakunya, dan pengendaliannya
96.               Ilmu kedaruratan medis, ilmu yang mempelajari pertolongan pertama pada suatu penyakit
97.               Ilmu kedokteran forensik, ilmu yang memanfaatkan ilmu kedokteran untuk kepentingan penegakan hokum
98.               Ilmu kedokteran gigi, ilmu mengenai pencegahan dan perawatan penyakit atau kelainan pada gigi dan mulut melalui tindakan tanpa atau dengan pembedahan
99.               Ilmu kedokteran hewan, ilmu yang menerapkan prinsip-prinsip ilmu kedokteran, diagnosis, dan terapi pada hewan
100.           Ilmu kedokteran molekuler, ilmu kedokteran yang mengkaji tingkat molekul
101.           Ilmu kesehatan masyarakat, ilmu yang mempelajari pemeliharaan, perlindungan, dan peningkatan kesehatan masyarakat melalui usaha-usaha pengorganisasian masyarakat
102.           Ilmu pemuliaan, ilmu yang mempelajari kegiatan manusia dalam memelihara tumbuhan atau hewan untuk menjaga kemurnian galur atau ras sekaligus memperbaiki produksi atau kualitasnya melalui penerapan genetika
103.           Ilmu produksi ternak, ilmu yang mempelajari perawatan ternak dengan benar dalam rangka meningkatkan kualitas dari produk ternak tersebut
104.           Ilmu teknologi enzim, ilmu yang mempelajari tentang teknologi yang dapat digunakan untuk menghasilkan enzim
105.           Imunohematologi, ilmu yang mempelajari tentang golongan darah
106.           Imunologi, Ilmu yang mempelajari tentang sistem kekebalan (imun) tubuh
107.           Imunoserologi, ilmu yang mempelajari identifikasi terhadap antibodi, investigasi masalah sistem kekebalan tubuh, dan mempelajari kecocokan organ untuk transplantasi
108.           Informatika kedokteran, ilmu yang berurusan dengan penyimpanan, penarikan dan penggunaan data, informasi, serta pengetahuan biomedik secara optimal untuk tujuan pemecahan masalah dan pengambilan keputusan
109.           Kardiologi, ilmu yang mempelajari tentang jantung dan pembuluh darah
110.           Karsinologi, ilmu yang mempelajari tentang crustacean
111.           Kladistika, ilmu yang mempelajari metode klasifikasi spesies organisme ke dalam kelompok yang terdiri dari organisme nenek moyang dan semua keturunannya
112.           Klimatologi, ilmu yang mempelajari gambaran dan penjelasan sifat iklim, mengapa iklim di berbagai tempat di bumi berbeda , dan bagaimana kaitan antara iklim dan dengan aktivitas manusia
113.           Kriobiologi, studi tentang bahan dan sistem biologis dengan suhu dibawah normal
114.           Kriptozoologi, ilmu yang mempelajari pencarian hewan yang keberadaannya belum terbukti
115.           Kronobiologi, ilmu yang mempelajari fenomena dalam mahkluk hidup secara periodik dan adaptasi mereka terhadap ritme bulan dan matahari
116.           Likenologi, ilmu yang mempelajari lumut, simbiosis organisme terdiri dari asosiasi simbiosis akrab dari alga mikroskopis dengan jamur filamen.
117.            Limnologi, ilmu yang mempelajari tentang rawa
118.           Malakologi, ilmu yang mempelajari tentang moluska
119.           Mamologi, ilmu yang mempelajari tentang mammalia
120.           Mellisopalinologi, ilmu yang mempelajari serbuk sari yang terkandung dalam madu dan sumber serbuk sari tersebut
121.           Metabolomika, kajian dalam biologi molekular yang memusatkan perhatian pada keseluruhan produk proses enzimatik yang terjadi di dalam sel
122.           Mikobiologi, ilmu yang mempelajari tentang jamur
123.           Mikrobiologi, ilmu yang mempelajari tentang organisme mikro
124.           Mikrobiologi kedokteran, studi mikroorganisme termasuk bakteri, virus, jamur dan parasit yang penting bagi medis dan mampu menyebabkan penyakit pada manusia.
125.           Miologi, ilmu yang mempelajari tentang otot
126.           Mirmekologi, ilmu yang mempelajari tentang rayap
127.           Morfologi, ilmu yang mempelajari tentang bentuk atau ciri luar organisme
128.           Nasofaringologi, ilmu yang mempelajari tentang nasofaring
129.           Nematologi, ilmu yang mempelajari tentang nematoda
130.           Nefrologi, cabang medis internal yang mempelajari fungsi dan penyakit ginjal
131.           Neufarmakologi, ilmu yang mempelajari narkoba yang mempengaruhi fungsi seluler di dalam system saraf
132.           Neuroethologi, ilmu yang mempelajari kebiasaan hewan beserta saraf yang berperan aktif dalam mengendalikan kebiasaan tersebut
133.           Neurologi, ilmu yang menangani penyimpangan pada sistem saraf
134.           Neurosains, ilmu yang mempelajari sistem saraf atau sistem neuron
135.           Neurosains Evolusioner, ilmu yang mempelajari evolusi dan sejarah alami struktur dan fungsi sistem saraf
136.           Nosologi, ilmu yang mempelajari bagian pengelompokan penyakit untuk tujuan tertentu
137.           Nutrisi, ilmu yang mempelajari penyediaan bahan yang diperlukan (dalam bentuk makanan) untuk mendukung kehidupan sel dan organisme
138.           Obstetri, ilmu kedokteran yang berhubungan dengan persalinan, hal-hal yang mendahuluinya dan gejala-gejala sisanya
139.           Oftalmologi, ilmu yang mempelajari tentang mata (penyakit mata)
140.            Olerikultura, ilmu hortikultura yang mempelajari segala hal tentang sayur
141.           Onkologi, ilmu yang mempelajari tentang kanker dan cara pencegahannya
142.           Ontogeni, Ilmu yang mempelajari tentang perkembangan makhluk hidup dari zigot menjadi dewasa
143.           Ornitologi, ilmu yang mempelajari tentang burung
144.           Organologi, ilmu yang mempelajari tentang organ
145.           Ortodonti, ilmu kedokteran gigi yang berhubungan dengan faktor variasi genetik, pertumbuhkembangan dan bentuk wajah serta cara faktor tersebut mempengaruhi oklusi gigi dan fungsi organ di sekitarnya.
146.           Ortopedi, ilmu yang mempelajari cedera akut, kronis, dan trauma, serta gangguan lain pada system muskuloskeletal
147.           Oseanografi, ilmu yang mempelajari tentang laut, termasuk kehidupan laut, lingkungan, geografi, cuaca, dan aspek lain yang mempengaruhi laut
148.           Osteologi, ilmu yang mempelajari tentang tulang
149.           Otolaringologi, ilmu yang mempelajari meneliti diagnosis dan pengobatan penyakit telinga, hidung, tenggorokan, serta kepala dan leher.
150.           Otologi, ilmu yang mempelajari tentang telinga dan kelainannya serta operasi mikro telinga.
151.           Palaentologi, Ilmu yang mempelajari tentang fosil
152.           Paleobotani, ilmu yang mempelajari tumbuhan masa lampau
153.           Paleozoologi, ilmu yang mempelajari tentang hewan purba
154.           Palinologi, ilmu yang mempelajari polinomorf yang ada saat ini dan fosilnya, diantaranya serbuk sari, sepura, dinoflagelata, kista, acritarchs, chitinozoa, dan scolecodont, bersama dengan partikel material organik dan kerogen yang terdapat pada sedimen dan batuan sedimen
155.           Parasitologi, ilmu yang mempelajari tentang parasit
156.           Patologi, ilmu yang mempelajari tentang penyakit
157.           Patologi anatomi, ilmu yang mempelajari kelainan struktur mikroskopik dan makroskopik berbagai organ dan jaringan yang disebabkan penyakit atau proses lainnya
158.           Patologi Klinik, ilmu yang mempelajari kelainan yang terjadi pada berbagai fungsi organ atau sistem organ
159.           Pediatri, ilmu yang mempelajari masalah penyakit pada bayi dan anak
160.           Penelitian Biomedis, adalah ilmu penelitian dasar, terapan, atau translasi yang dilakukan untuk membantu dan mendukung pengetahuan di bidang kedokteran
161.           Perinatologi, ilmu yang mempelajari kesehatan janin dalam kandungan dan kesehatan bayi yang baru lahir
162.           Periodonti, ilmu mempelajari aspek klinis dari jaringan yang mendukung gigi
163.           Planktologi, ilmu yang mempelajari tentang plankton
164.           Pomologi, ilmu hortikultura yang mempelajari segala hal tentang buah
165.           Primatologi, ilmu yang mempelajari tentang primate
166.           Proktologi, ilmu yang mempelajari gangguan pada rektum, anus, dan usus besar
167.           Proteomika, kajian secara molekular terhadap keseluruhan protein yang dihasilkan dari ekspresi gen di dalam sel.
168.            Protozoologi, ilmu yang mempelajari tentang protozoa
169.           Psikiatri, ilmu kedokteran jiwa
170.           Pteridologi, ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan paku
171.           Pulmonologi, ilmu yang mempelajari tentang paru-paru
172.           Radiologi, ilmu untuk melihat bagian dalam tubuh manusia menggunakan pancaran atau radiasi geombang, baik gelombang elektromagnetik maupun gelombang mekanik
173.           Reumatologi, ilmu yang ditujukan untuk diagnosis dan terapi kondisi dan penyakit yang mempengaruhi sendi, otot, dan tulang
174.           Rekayasa Genetika, ilmu yang mempelajari tentang manipulasi sifat genetis
175.           Rematologi, ilmu yang mempelajari diagnosis dan terapi penyakit rematik
176.           Rodentiologi, ilmu yang mempelajari tentang rodentia
177.           Sitologi, ilmu yang mempelajari tentang sel
178.           Sanitasi, ilmu yang mempelajari tentang kesehatan lingkungan
179.           Simbiologi, ilmu yang mempelajari hubungan simbiosis antar mahkluk hidup
180.           Sindesmologi, ilmu yang mempelajari tentang sendi
181.           Sosiobiologi, bidang studi ilmiah yang didasarkan pada asumsi bahwa perilaku sosial telah dihasilkan dari evolusi dan upaya untuk menjelaskan dan memeriksa perilaku sosial dalam konteks tersebut
182.           Stomatologi, ilmu yang mempelajari mulut beserta penyakit-penyakitnya
183.           Taksonomi, ilmu yang mempelajari tentang sistematika makhluk hidup
184.           Teknik Biokimia, cabang ilmu dari teknik kimia yang berhubungan dengan perancangan dan konstruksi proses produksi yang melibatkan agen biologi
185.           Teknik Biomedis, ilmu yang mempelajari prinsip teknis untuk praktik kedokteran
186.           Teratologi adalah ilmu yang mempelajari tentang perubahan formasi dari sel, jaringan, dan organ yang dihasilkan dari perubahan fisiologi dan biokimia.
187.           Toksikogenomik, ilmu pengumpulan, interpretasi, dan penyimpanan informasi tentang gen dan aktivitas protein dalam jaringan tertentu dari suatu organisme dalam menanggapi zat beracun.
188.           Toksikologi, pemahaman mengenai pengaruh-pengaruh bahan kimia yang merugikan bagi organisme hidup.
189.           Transkriptomika, bagian dari biologi molekular yang mengkaji tentang produk transkripsi secara keseluruhan (transkriptom)
190.           Traumatologi, ilmu yang mempelajari luka, terapi bedah, maupun perbaikan kerusakannya
191.           Urologi, cabang ilmu kedokteran yang mencakup ginjal dan saluran kemih pada pria dan wanita baik dewasa dan anak serta organ reproduksi pada pria
192.           Veneorologi, ilmu yang mempelajari penyakit menular seksual
193.           Virologi, ilmu yang mempelajari tentang virus
194.           Viscerologi, ilmu yang mempelajari organ dalam
195.           Xenobiologi, ilmu pengetahuan spekulatif tentang adanya makhluk hidup selain di bumi
196.           Zoologi, ilmu yang mempelajari tentang hewan
197.           Zoologi Perbandingan, ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan antar hewan
198.           Zoosemiotik, ilmu yang mempelajari tentang hubungan antar hewan

Rizki, S.Si., M.P.
loading...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Info Kesehatan Anda

loading...

Rizkibio Web Learning

Entri Populer