Selamat Datang di situs materi perkuliahan yang diampu oleh Rizki, S.Si., M.P email: khi_bio@yahoo.com Web: http://www.rizkibio.com

Welcome on Rizkibio Web Learning

Bismillahirrahmaanirrahiim
Selamat datang di Web bimbingan Rizki, S.Si., M.P., Staf Pengajar Program studi Pendidikan Biologi STKIP PGRI Sumatera Barat. Web ini di buat dengan tujuan untuk dapat meningkatkan pengetahuan mahasiswa dalam mendapatkan dan memahami konsep-konsep tentang mata kuliah yang di bimbing oleh penulis. Selain itu dengan adanya Web ini diharapkan mahasiswa lebih kreatif dan mereka tetap dapat mengakses dan mendapatkan materi tentang perkuliahan dimanapun mereka berada melalui ponsel, netbook, laptop, atau komputer yang terhubung dengan internet. Web ini juga dapat membantu mahasiswa dalam melakukan praktikum karena dalam blog ini juga disediakan foto-foto objek atau gambar bahan-bahan yang akan dipergunakan dalam praktikum. selain itu di web ini mahasiswa juga dapat mendownload berbagai ebook gratis dan powerpoint ringkasan materi yang berhubungan dengan perkuliahan yang penulis bimbing (dalam pengembangan). Semoga bermanfaat dan Selamat Belajar...........

c. Titik Kompensasi

Dengan tujuan untuk menghasilkan produktivitas bersih, tumbuhan harus menerima sejumlah cahaya yang cukup untuk membentuk karbohidrat yang memadai dalam mengimbangi kehilangan sejumlah karbohirat akibat respirasi. Apabila semua faktor-faktor lainnya yang mempengaruhi laju fotosintesis dan rspirasi diasumsikan konstan, keseimbangan antara kedua proses tadi akan tercapai pada sejumlah intensitas cahaya tertentu 

b. Intensitas Cahaya

Intensitas cahaya atau kandungan energi merupakan aspek cahaya yang terpenting sebagai faktor lingkungan, karena berperan sebagai tenaga pengendali utama dari ekosistem. Intensitas cahaya ini sangat bervariasi baik dalam ruang/ spasial maupun dalam waktu/ temporal. Intensitas cahaya yang terbesar terjadi di daerah tropika, terutama daerah kering (zona arid), sedikit cahaya yang direfleksikan oleh awan. Di daerah garis lintang rendah cahaya matahari menembus atmosfer dan membentuk sudut yang besar dengan permukaan bumi, sehingga lapisan atmosfer yang tertembus berada dalam ketebalan minimum

Vegetasi dan Cahaya, Suhu (3)

Hubungan antara Vegetasi dan Faktor Lingkungan: Cahaya dan Suhu
  1. Kualitas Cahaya
  2. Intensitas Cahaya
  3. Titik kompensasi
  4. Heliofita dan Siofita
  5. Cahaya Optimal Bagi Tumbuhan
  6. Adaptasi Tumbuhan Terhadap Cahaya
  7. Lama Penyinaran
  8. Variasi Suhu
  9. Suhu dan Tumbuhan
  10. Suhu dan Produktivitas
  11. Thermoperiodis
  12. Suhu dan dormansi
  13. Masa dan musim pertumbuhan
  14. Suhu minimum

Faktor Pembatas

Eksistensi dari keberhasilan suatu organisme atau kelompok organisme tergantung pada keadaan lingkungan yang sangat rumit. Suatu keadaan yang melampaui batas-batas toleransi disebut keadaan yang membatasi atau faktor pembatas. Faktor pembatas dapat mencapai nilai ekstrim maksimum maupun minimum dengan ukuran kritis. Faktor pembatas bervariasi dan berbeda untuk setiap tumbuhan maupun hewan dengan nilai ekstrim tertentu, sehingga terjadilah pengelompokan dan perkembangan serta penyebaran organisme tersebut.

Hukum Toleransi Shelford

Faktor-faktor lingkungan penting yang berperan sebagai sifat toleransi faktor pembatas minimum dan faktor pembatas maksimum yang pertama kali dinyatakan oleh V.E. Shelford (1913), kemudian dikenal sebagai "hukum toleransi Shelford". Shelford menyebutkan bahwa tumbuhan dapat mempunyai kisaran toleransi terhadap faktor-faktor lingkungan yang sempit (steno) untuk satu faktor lingkungan dan luas (eury) untuk faktor lingkungan yang lain. Suatu jenis tumbuhan yang mempunyai toleransi yang luas sebagai faktor pembatas cenderung mempunyai sebaran jenis yang luas. Masa reproduksi merupakan masa yang kritis untuk tumbuhan jika faktor lingkungan dan habitatnya dalam keadaan minimum.

Blog Archive